Ada seorang laki² yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan musim penghujan sudah dimulai. Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik² maupun hujan lebat.

Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir.

Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa. Daerah tersebut pelan² mulai terisolir. Orang² sudah banyak yang mulai mengungsi dari daerah tersebut, takut kalau permukaan air semakin tinggi.

Lain dengan orang² yang sudah mulai ribut mengungsi, lelaki tersebut tampak tenang tinggal dirumah. Akhirnya datanglah truk penyelamat berhenti di depan rumah lelaki tersebut.

Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin tinggi...!!!’’ (teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut.)*

Tidak, terima kasih, anda terus saja menolong yang lain. Saya pasti akan diselamatkan Tuhan. Saya ini kan sangat rajin berdoa...!!!’’ (jawab lelaki itu)*

Setelah beberapa kali membujuk tidak bisa, akhirnya truk tersebut melanjutkan perjalanan untuk menolong yang lain. Permukaan air semakin tinggi. Ketinggian mulai mencapai 1.5 meter. Lelaki tersebut masih di rumah, duduk di atas almari.

Datanglah regu penolong dengan membawa perahu karet dan berhenti di depan rumah lelaki tersebut.

‘‘Pak, cepat kesini, naik perahu ini. Keadan semakin tidak terkendali. Kemungkinan air akan semakin meninggi...!!!’’ (teriak salah satu regu penolong)

‘‘Terima kasih, tidak usah menolong saya, saya orang yang beriman, saya yakin Tuhan akan selamatkan saya dari keadaan ini...!!!’’ (lagi² lelaki itu menolak)

Perahu dan regu penolongpun pergit anpa dapat membawa lelaki tersebut. Perkiraan banjir semakin besar ternyata menjadi kenyatan. Ketinggian air sudah sedemikian tinggi sehingga air sudah hampir menenggelamkan rumah² disitu. Lelaki itu nampak di atas atap rumahnya sambil terus berdoa.

Datanglah sebuah helikopter dan regu penolong. Regu penolong melihat ada seorang laki² duduk di atas atap rumahnya. Mereka melempar tangga tali dari pesawat. Dari atas terdengar suara dari megaphone ;

‘‘Pak, cepat pegang tali itu dan naiklah kesini...!!!’’ (teriak seorang regu penolong dari atas heli)

‘‘Terima kasih, tapi anda tidak usah menolong saya. Saya orang yang beriman dan rajin sholat dan berdoa. Tuhan pasti akan menyelamatkan saya...!!!’’ (jawab lelaki itu dengan berteriak)*

Ketinggian banjir semakin lama semakin naik, dan akhirnya seluruh rumah di daerah tersebut sudah terendam seluruhnya.

Bagaimana nasib lelaki tersebut...???’’
Lelaki tersebut akhirnya meninggal dunia karena tenggelam...!!!’’

Di akhirat dia dihadapkan padaTuhan.
Lelaki ini kemudian mulai berbicara bernada protes.

‘‘Ya Tuhan, aku selalu berdo’a padamu, selalu ingat padamu, tapi kenapa aku tidak engkau selamatkan dari banjir itu...???’’

Tuhan menjawab dengan singkat;
‘‘Aku selalu mendengar do’a²mu, untuk itulah aku telah mengirimkan Truk, kemudian perahu dan terakhir pesawat helikopter. Tetapi kenapa kamu tidak mau ikut salah satupun...???’’

MS Time

MS Online Registration

MS Online Registration
Trainer dan Motivator semangat juang siswa Indonesia. Kilik gambar untuk mengundang kami

MS Profile

MS Profile
Heri Eriyadi (Motivator Siswa)

MS Visitor

MS Info

MS Client

MS Article

Heri Eriyadi Motivator Siswa
"Trainer & Motivator Semangat Juang Siswa Indonesia"

Call/SMS : 0813-1520-8544
e-Mail : motivatorsiswa@gmail.com